7 Cara Menjadi Ayah Yang Dekat Dengan Anak

Bagaimana menjadi ayah yang dekat dengan anak?

Membuat anak dekat dengan ayah, kenapa anak lebih dekat dengan ibu.
Bermain dengan anak

Setidaknya itu kalimat yang sering saya dapat, ketika saya bertemu dengan beberapa teman.

Sebenarnya saya sendiri bingung, kalau ditanya bagaimana agar anak dekat dengan ayah? Meskipun Aku termasuk seorang ayah yang dekat dengan anak. Hehehe

Pada umumnya anak lebih dekat dengan ibu daripada sama ayahnya.

Dan sebenarnya semua itu bukan tanpa sebab. Ada alasan-alasan logis kenapa anak lebih dekat dengan ibunya.

Beberapa di antaranya:

1. Sifat ibu yang cenderung lebih lembut.

Tak bisa di pungkiri, kebanyakan wanita khususnya ibu memiliki sifat yang lebih lembut dibandingkan ayah. Ini tentu akan membuat anak lebih nyaman dekat dengan ibu.

2. Intensitas pertemuan

Pada umumnya, ibu memiliki lebih banyak waktu bertemu dengan anak. Karena semakin sering bertemu, bertatap muka dan bercengkrama akan membuat ikatan batin yang lebih kuat. Sementara ayah, lebih jarang bertemu di karenakan harus bekerja untuk mencari nafkah. Jadi wajar jika anak lebih dekat dengan ibunya.

Di sadari atau tidak, hal ini menyebabkan anak lebih dekat dengan ibu di bandingkan dengan ayahnya.

3. Ibu mampu menjadi pelindung

Ini biasanya terjadi ketika anak melakukan sebuah kesalahan, dan ayah biasanya memberikan hukuman. Di sisi lain ibu cenderung melindungi anak dengan minta meringankan hukuman atau, bahkan meminta agar anak tidak dihukum. Secara tidak kangsung akan menanamkan pikiran pada anak bahwa ibu lebih sayang. Namun jika terlalu sering terjadi, ini tidak baik. Sebaiknya ibu mempertimbangkan kesalahan yang di lakukan si anak, dan hukuman yang akan di berikan ayah. Tujuannya tentu agar tidak memberkan kesan pada anak bahwa ibu lebih sayang daripada ayah.

Sebenarnya cukup banyak yang membuat anak cenderung lebih dekat dengan ibu, tapi secara garis besar terdiri dari 3 hal itu.

Lalu bagaimana dengan ayah yang ingin dekat dengan anak?

Berikut tips agar anak bisa dekat dengan ayah ala ayah juman πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Selain ini sudah banyak di tulis oleh banyak bloger di luar sana. Tapi setidaknya cara ini juga berdasarkan pengalamn pribadi saya. Dan sudah tebukti ampuh.

7 Rahasia agar anak dekat dengan ayah, ala ayah juman

1. Sempatkan bermain bersama anak sepulang kerja.

Cara membangun kedekatan dengan anak, cara agar anak tidak takut pada papa, bagaimana anak bisa dekat sama papa,

Seperti yang saya lakukan, setiap kali saya pulang kerja saya selalu menyempatkan waktu untuk menemani anak bermain.

2. Jalin komunikasi dengan baik

Berkomunikasi dengan anak juga merupakan cara terbaik agar anak dekat dengan ayah. Misalnya sekedar bertanya sedang main apa? Tadi habis ngapain? Atau setelah ini mau ngapain? Kalau ada waktu pengin liburan kemana? Atau jika bekerja jauh di luar kota, bisa menyempatkan menelpon anak.

3. Jangan ragu memandikan anak

Hal yang jarang dilakukan kebanyakan ayah adalah memandikan anak. Tapi saya suka melakukannya walau tidak terlalu sering. Tentunya ini kalau anak masih dalam usia balita. Kalau sudah menginjak remaja ya jangan. Apalagi anaknya cewek. Hehehe.

Bahkan karena saya suka memandikan anak, terkadang kalau saya sedang di rumah, anak lebih memilih di mandikan sama saya daripada sama istri saya.

4. Mengganti popok

Khususnya yang anaknya masih bayi anda para ayah jangan segan untuk mengganti popok. Saya pun sering melakukan itu ketika anak saya masih bayi. Bahkan saya tak canggung menceboki kalau anak BAB. Tentunya saya tidak melakukan setiap saat. Hanya pada saat tertentu saja. Misal istri sedang sibuk. Tapi ini cukup ampuh membangun kedekatan dengan anak. Walaupun anak belum bisa berbicara. Tapi anak tetap merasa ada kedekatan dengan ayahnya.

5. Jangan terlalu sering menghukum anak.

Memberi anak hukuman memang perlu untuk menungkatkan kedisiolinan. Tapi ada banyak faktor yang harus di pertimbangkan. Seperti besarnya kesalahan dan hukuman yang akan di berikan. Usia dan jenis hukuman. Sebaiknya memberikan hukuman yang tidak mengandung kekerasan.

Saya sendiri belum pernah memberikan hukuman kepada anak. Bukan karena anak saya tak pernah berbuat kesalahan. Tapi karena anak saya baru berusia 2 tahun. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk memberinya hukuman. Hehehe

6. Hindari bertengkar dengan istri di depan anak

Tanpa di jelaskan pasti anda tau harus bagaimana. Satu hal yang perlu diketahui adalah efek jika anda bertengkar dengan istri di depan anak. Selain pertengkaran yang berdampak buruk bagi psikologis anak. Bertengkar dengan istri di depan anak, juga akan membuat anak menganggap anda sebagai ayah yang tidak baik.

7. Berikan contoh yang baik

Ya meskipun saya bukan ayah yang baik, saya selalu berusaha memberi contoh yang baik. Seperti tidak berkata kasar atau jorok di depan anak. Selain itu memberi contoh agar si anak mau melakukan sesuatu.

Seperti yang pernah saya lakukan. Ketika melihat istri saya kesulitan menyuruh anak saya mencuci kepala atau kramas. Saya berinisiatif membujuk anak saya agar mau kramas. Caranya tentu saja saya harus ikutan kramas. Meskipun saya sudah mandi. Dan hasilnya sudah bisa di tebak. Akhirnya anak saya mau kramas juga.

Itu adalah sedikit tips membangun kedekatan dengan anak, agar anak dekat dengan ayah.

Sampai sekarang tak jarang anak saya lebih memilih saya, untuk sekedar minta di buatin susu atau mandi. Termasuk juga saat minta ganti baju.

Tapi untuk ganti baju saya mulai mengajari agar dia membiasakan memakai baju sendiri.

Jika anda punya tips tambahan atau pengalaman boleh di kolom komentar.

Iklan

45 respons untuk β€˜7 Cara Menjadi Ayah Yang Dekat Dengan Anak’

Add yours

    1. Betul sekali, bermain membuat anak merasa senang. Berkomunikasi menambah kosakata baru buat si anak. Terutama bagi yg masih batita

      Harusnya aku tambahin di atas. Yg jomblo dilarang pengin punya anak wkwkwkwkwk

      Suka

  1. Artikel yang menarik, Mas. Peran ayah dalam perkembangan anak sangat penting. Dalam Al-Qur’an pun, 80% perintah mendidik anak ditujukan pada ayah.
    Hal ini ternyata selaras dengan pendidikan anak modern. Terbukti di Jerman ada aturan untuk memberikan cuti bagi pegawai pria yang memiliki bayi dan anak.

    Disukai oleh 1 orang

  2. kalau saya justru anak saya yang lebih dekat dengan saya dari pada ibunya, tapi nggak selalu juga sih, ada moment tertentu anak lebih suka dekat saya dari pada ibunya, misal saat dimarahi ibunya, hahaha

    Disukai oleh 1 orang

      1. Hahaha ayah selalu yang terhebat di mata anak” anaknya, apa lagi anak perempuan, kalau udah gede pasti pengen punya pasangan sebaik ayahnya… 😭😭 jadi inget bapak saya..
        Kapan suami saya jadi bapak..

        Suka

        1. Iya betul sekali. Karena itu lah rosululloh ketika di tanya siapa orang yg paling harus di hormati adalah ibu. Kenapa?

          Yg mengandung anak ibu, yg menyusui ibu, yang merawat ibu. Tapi ketika besar anak haya tau ayah sebagai sosok hebat. Sebab ayahlah yg bekerja ayahlah yg mencari nafkah.

          Sebagai bentuk penghargaan yg seolah terlupakan oleh anak. Maka ketika di tanya siapa orang yg paling utama harus di hormati adalah ibu bahkan sampai menyebutkan kata ibu sampai tiga kali baru ayah… ☺☺☺☺

          Suka

  3. aw jadi kangen bapak, beliau emg ga pernah marah, selalu nemenin main sblm ke kantor, selalu di mandiin bapak wktu TK, dan emang jd deket banget, skrg apa-apa curhat sama beliau, bagus tulisannya!

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: