SEBERAPA PERCAYA KAMU DENGAN PASANGANMU?

Note: “Sebuah renungan yang membuat ku akhirnya memutuskan untuk lebih percaya dengan istri.”

Ada banyak pasangan merasa cemburu bahkan takut jika belahan jiwanya tergoda orang lain.

Seperti istri yang takut suaminya direbut pelakor atau suami yang takut istrinya direbut pebinor.

Pada dasarnya rasa cemburu itu wajar dan dimiliki oleh semua orang. Bahkan ada sebuah ungkapan yang cukup populer yang sering kita dengar yaitu “Cemburu tanda cinta”. Walaupun aku sendiri tidak begitu setuju.

Ya, aku tidak sepenuhnya setuju kalau cemburu itu murni tanda cinta.

Bagaimana bisa dikatakan sebagai tanda cinta, jika tindakan yang dilakukan atas dasar cemburu itu mengekang kebebasan, membatasi gerak pasangan bahkan ada yang sampai menyakiti pasangan karena takut pasangannya direbut atau lari ke pelukan orang lain?

Jika kita benar-benar mencintai seseorang, kita akan melakukan apapun untuk membahagiakan orang yang kita cintai. Memberikan dia kasih sayang, kenyamanan, kedamaian, menjaga kesetiaan dan lain sebagainya.

Begitu juga seharusnya yang diberikan pasangan pada kita (orang yang dia cintai) apabila dia benar-benar mencintai kita.

Setuju?

Jika dia benar-benar mencintai mu, dia akan melakukan apapun untuk membuat mu bahagia dan menjaga kesetiaannya.

Kembali lagi masalah cemburu. Apa si yang sebenarnya membuat kita merasa cemburu?

Menurutku, penyebab cemburu itu karena tak ingin kehilangan atau takut tidak bisa mendapatkan gantinya.

Orang yang percaya diri bisa mendapatkan sesuatu yang sama bahkan lebih baik dari yang dia miliki saat ini, tidak terlalu takut kehilangan apa yang sedang dia miliki.

Pertanyaannya sekarang seberapa besar cinta pasangan mu pada mu?

Kalau kita sudah yakin bahwa dia benar-benar mencintai kita, tidak ada alasan bagi kita untuk cemburu apalagi mencurigainya.

Dan jika ternyata dia tidak benar-benar mencintai kita, selalu menyakiti bahkan menghianati, buat apa dipertahankan?

Meski begitu kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa sifat orang bisa berubah setiap saat. Dan perubahan itu tidak selalu positif.

1. Ada orang yang buruk semakin buruk

2. Ada orang yang buruk menjadi baik

3. Ada orang yang baik menjadi buruk

4. Ada orang yang baik semakin baik.

“Mencurigai pasanganmu secara berlebihan, itu menunjukan kamu salah pilih atau takut tidak bisa mencari penggantinya.”

Dan Alhamdulillah dari situ saya merasa sudah menemukan orang yang tepat.

Dan seandainya suatu saat terjadi hal yang tak diinginkan, saya percaya bahwa rencana Tuhan lebih indah dari apa yang aku takutkan.

31 respons untuk ‘SEBERAPA PERCAYA KAMU DENGAN PASANGANMU?’

Add yours

  1. Ada lagu yg bilang “jika engaku mencintainya maka lepaskan lah” saya berfikir ada benar nya juga, so, i let her go. Perjalanan kita sudah selesai.. oops jadi curhat.. 😅

    Suka

  2. Alhamdulillah, meski usia pernikahan saya dan istri belum lama tetapi pelan-pelan kami berusaha untuk belajar saling mempercayai. Terima kasih telah membuat pos ini, Mas Juman. btw, kapan mau mulai aktif di Ikatan kata?

    Suka

  3. Salam kenal, Mas Juman. Saya Rifina. Senang bisa mengetahui ada blog yang berisi catatan harian seorang ayah. 😀 Berhubung masih jomlo, tulisan ini bisa dijadikan pembelajaran untuk masa depan, hahaha.

    Sekali lagi, salam kenal, Mas!

    Disukai oleh 1 orang

  4. Cemburu itu bumbu sebuah hubungan cinta. Tidak boleh terlalu banyak, tapi tetap perlu ada walaupun sedikit. Namanya juga bumbu. Hehe.
    Salam kenal, mas Juman. Semoga selalu bahagia bersama keluarga.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: